Pembinaan Guru dan Kajian Parenting Nabawi di Kampus Madya Hidayatullah Banyuasin

Banyuasin, Hidayatullahsumsel.com Sabtu sore (22/03), suasana di Kampus Madya Hidayatullah Banyuasin terasa berbeda. Para guru, santri, dan warga pesantren berkumpul, baik secara daring maupun langsung, untuk mengikuti Kajian Parenting Nabawi yang dikemas dalam program Pembinaan Guru di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Hidayatullah Sumsel. Momen ini menjadi lebih istimewa karena berlangsung di bulan Ramadhan, bulan yang penuh berkah.

Acara ini menghadirkan Ustadz Drs. H. Zainuddin Musaddad, MA, anggota Dewan Murobbi Pusat Hidayatullah, sebagai pemateri. Melalui Zoom, beliau menyampaikan tiga hal penting yang berkaitan dengan kehidupan keluarga Muslim, khususnya dalam menyambut dan menjalani bulan suci ini.

Pertama, beliau menekankan pentingnya menjaga kebersihan rumah. Rumah yang bersih bukan hanya membuat penghuninya nyaman, tetapi juga mencerminkan kebersihan hati dan jiwa. Apalagi di bulan Ramadhan, rumah yang rapi dan bersih akan membantu menciptakan suasana ibadah yang lebih khusyuk.

Kedua, Ustadz Zainuddin mengingatkan pentingnya menjaga lisan dari ghibah. Berpuasa tidak sekadar menahan lapar dan haus, tetapi juga menahan diri dari perkataan yang tidak baik. Beliau menekankan bahwa menjaga lisan adalah bagian dari menjaga keutamaan ibadah puasa agar semakin bernilai di sisi Allah.

Ketiga, beliau membahas tentang pentingnya dialog antara suami, istri, dan anak-anak. Ramadhan adalah waktu terbaik untuk mempererat hubungan keluarga. Momen berbuka dan sahur bersama seharusnya menjadi ajang komunikasi yang lebih mendalam dan penuh kasih sayang, bukan hanya sekadar rutinitas harian.

Setelah sesi kajian yang penuh hikmah ini, acara ditutup dengan buka puasa bersama. Sekira 100 santri, guru, dan warga pesantren ikut merasakan kebersamaan yang hangat. Suasana penuh kekeluargaan terlihat dari canda tawa ringan di sela-sela suapan pertama setelah adzan Maghrib berkumandang.

Kegiatan ini tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga menjadi pengingat bagi setiap peserta untuk terus memperbaiki diri dan hubungan dengan keluarga. Semoga kebiasaan baik yang dibangun di bulan Ramadhan ini bisa terus berlanjut dalam kehidupan sehari-hari. *| Kosim

Posting Komentar

Silakan memberikan komentar.
Untuk menghindari adanya spam, mohon maaf, komentar akan kami moderasi terlebih dahulu sebelum ditayangkan.

Terima kasih.